Visa Studi

Ada tiga jenis visa masuk Spanyol:

  1. Visa transit airport
  2. Visa jangka pendek 90 hari maksimal (schengen visa)
  3. Visa Nasional, untuk studi lebih dari 90 hari/3 bulan

Untuk kepentingan studi, pilihannya tentu nomor 2 dan 3.

A. Visa jangka pendek (Visa Schengen) diajukan di BLS International yang beralamat di

Alamat Kantor:

Unit 1001, Lantai 10,
Palma One Building Jl H.R. Rasuna Said Kav X-2 no 4
Jakarta Selatan, 12950, Indonesia

Jam Kerja:

Pengambilan Passport

14:00-16:00 (Senin-Jumat)

Penyerahan berkas

08:00-15:00 (Senin-Jumat)

No Telp: +62 21 29023407, +62 21 29023408

Email: info.jkt@blshelpline.com

B. Pengajuan visa studi jangka panjang, pengajuan visa dilakukan langsung di Kedubes Spanyol di:

Official Website Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta

Jl. Haji Agus Salim, 61 Jakarta Pusat 10350
Lihat peta

Telp: +62 21 314 23 55

Fax: +62 21 319 35 134 y 319 259 96

E-mail:
emb.yakarta@maec.es
espanyak@pacific.net.id

Telp khusus Darurat:  +6281380013988

Baik jangka panjang maupun jangka pendek, keduanya mengharuskan syarat yang sama.

Berikut ini adalah syarat-syarat pengajuan visa studi di Spanyol

Di bawah ini adalah syarat-syarat untuk mengajukan visa Spanyol yang terbaru di Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta (update bulan Januari 2018). Apabila hendak mengetahui syarat-syarat terbaru, silakan kirim e-mail ke emb.yakarta.sc@maec.es

No Syarat-syarat yang diperlukan Perlu diterjemahkan? Perlu

dilegalisir?

1 Dua rangkap formulir visa nasional, diisi lengkap. Formulir permohonan visa dapat diunduh di sini (bahasa Spanyol) atau di sini (bahasa Inggris)
2 Dua pasfoto baru, berwarna dan berlatar belakang putih berukuran 3×4 cm dengan muka menghadap ke depan, ditempel pada permohonan visa.
3 Paspor dengan masa berlaku minimal selama program studi serta fotokopinya Tidak Tidak
4 Fotokopi KTP dan KK (jika WNI) Tidak Tidak
5 Bukti ketersediaan dana (537,84 euro/bulan):

a) Pemegang beasiswa: letter of guarantee atau letter of sponsorship.

b) Kasus lain: Surat keterangan dari bank atau pernyataan di hadapan notaris.

Ya

(ke Bahasa Spanyol)

Tidak
6 Dokumen yang membuktikan ketersediaan tempat tinggal selama berada di Spanyol dan dicantumkan alamatnya.

Misal: kontrak/bukti booking tempat tinggal atau surat penerimaan di asrama universitas

Ya

(ke bahasa Spanyol)

Tidak
7 Asuransi kesehatan yang mencakup, selama berada di Spanyol, biaya medis dan pemulangan ke negaranya seandainya terjadi kecelakaan atau penyakit mendadak.

Nilai tanggungan minimal 30.000 euro dan maskapai asuransi harus berizin di Spanyol (lihat bawah)

Ya, bila polis tidak dalam bahasa Spanyol Tidak
8 Surat penerimaan dari lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, yang diakui di Spanyol.

Perlu mencantumkan nama pemohon, nama program studi, dan jumlah jam belajar.

Ya Tidak
9 Dalam hal pemohon di bawah umur dan tidak bepergian dengan orangtua/wali:

  • Surat izin dari orang tua, dibuat di hadapan notaris, mencantumkan nama lembaga pendidikan dan masa belajarnya.
  • Fotokopi akte kelahiran pemohon
  • Fotokopi KTP/paspor orangtua/wali
Ya Tidak
10 Bila akan tinggal di Spanyol lebih dari 180 hari dan sudah berusia dewasa:

Surat keterangan catatan kepolisian dari negara dimana pemohon pernah tinggal dalam 5 tahun terakhir.

Untuk surat keterangan di Indonesia: SKCK yang dibuat di BAINTELKAM Mabes Polri (Jl. Trunojoyo 3, Kebayoran Baru, Jakarta).

Pilihannya bisadilegalisir oleh tiga badan berikut secara berurutan:

  • Kemenkumham (Jl. Cikini Raya no.84, RT.14/RW.5, Cikini, Menteng)
  • Kemenlu (Jl. Pejambon No. 6, Jakarta)
  1. Kedutaan Spanyol di Jakarta

atau langsung datang ke BAINTELKAM tapi dengan mengisi form sidik jari dulu.

Ya

(setelah dilegalisir di Kemenlu, legalisirnya juga ikut diterjemahkan)

Ya
11 Bila akan tinggal di Spanyol lebih dari 180 hari: Surat keterangan dokter yang baru (kurang dari 3 bulan) yang harus mencantumkan kalimat ini:

[Nama pemohon] tidak mengidap penyakit yang berdampak bagi kesehatan masyarakat, sesuai dengan peraturan kesehatan internasional tahun 2005.

Ya Tidak
12 Bila hendak membawa keluarga, syarat visa pendamping-nya adalah:

  • Surat ketersediaan dana (403,38 euro/bulan untuk pendamping pertama dan 268,92 euro/bulan untuk setiap pendamping lainnya
  • Surat bukti hubungan keluarga terbaru (6 bulan terakhir)
Ya Tidak

Terjemahan

Untuk penerjemahan ke Bahasa Spanyol bisa dengan menggunakan jasa penerjemah. Berikut adalah salah satu penerjemah yang kami ketahui.

Riky Ramadani.

(e-mail) rikyramadani@gmail.com  SMS/WhatsApp di nomor +62 856 97 96 0265

Biaya Rp250.000 per halaman dokumen yang diterjemakan.

Khusus untuk penerjemahan dokumen keperluan kuliah, PPI memiliki kerjasama dengan Riky. Silahkan hubungi PPI (ppi.spanyol@gmail.com) untuk harga spesial.

Asuransi

Tanyakan kepada koordinator program studi masing-masing mengenai asuransi yang direkomendasikan untuk pelajar. Biasanya kita bisa mendapatkan diskon premi untuk asuransi yang direkomendasikan oleh universitas.

Apabila universitas tidak memiliki rekomendasi asuransi, teman-teman bisa menggunakan jasa asuransi swasta seperti

  1. Swisscare (https://swisscare.com/es/),
  2. Atlantida (http://www.atlantida.cat/) atau
  3. Cobertis (http://universitats.cobertis.com/)

Asuransi lainnya bisa dilihat di tautan ini.

Harap diperhatikan bahwa dalam beberapa kasus, perpanjangan NIE untuk tahun kedua dan seterusnya tak menerima asuransi yang perusahaannya tidak berkantor di Spanyol. Maka, kami menyarankan untuk menggunakan asuransi dari perusahaan Spanyol seperti Sanitas ( https://www.sanitas.com/ ) atau Adeslas ( https://www.adeslassalud.es/ )

Ijazah dan Legalisir

Seringkali universitas tujuan di Spanyol meminta kita untuk membawa fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir.

Untuk keperluan ini, selain legalisir oleh sekolah yang menerbitkan ijazah, juga ijazah dari lembaga pendidikan di Indonesia perlu dilegalisir oleh tiga badan seperti halnya SKCK, dengan urutan sebagai berikut:

  1. Kemenkumham (Gedung Cik’s, Jalan Cikini Raya No 84-86, Menteng, Jakarta)
  2. Kemenlu (Jl. Pejambon No. 6, Jakarta)
  3. Kedutaan Spanyol di Jakarta, Jl. H. Agus Salim No. 61, Menteng, Jakarta

Ingat, proses legalisir itu harus dilakukan secara berurutan! Tidak bisa, misalnya, langsung meminta legalisir ke Kemenlu atau Kedutaan Spanyol tanpa melewati Kemenkumham terlebih dahulu. Sebelum memulai proses legalisasi perlu dipastikan bahwa tanda tangan dekan atau rektor universitas yang tertera di ijazah sudah terdaftar di Kemenkumham.

*Keterangan: Jika dokumen kamu tidak bisa di legalisir di Kemenkumham, kamu harus bertanya apakah dokumen tersebut perlu disahkan/dilegalisir oleh pihak notaris.

Sebagai bahan referensi tambahan, silahkan lihat informasi bermanfaat tentang aplikasi visa studi yang telah ditulis oleh salah satu anggota PPI Spanyol melalui blog nya.

Saludos,

PPI Spanyol