Persiapan Kuliah di Spanyol

Memilih jurusan kuliah di Spanyol

Untuk membantu memilih jurusan dan universitas di Spanyol, silahkan lihat tulisan kami di halaman ini

Sistem penerimaan mahasiswa di Spanyol diserahkan pada pihak masing-masing universitas. Dengan demikian, syarat-syarat yang diperlukan untuk mendaftar kuliah di Spanyol sangat beragam.

Akan tetapi, ada beberapa syarat yang hampir selalu diminta oleh universitas di Spanyol. Berikut syarat-syaratnya, dibahas untuk masing-masing tingkat program studi.

Grado

Calon mahasiswa dari Indonesia perlu melakukan penyetaraan ijazah (degree homologue) dan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, seperti halnya di Indonesia.

Máster

Berbeda dengan penerimaan mahasiswa pada tingkat sarjana, pada umumnya calon mahasiswa Máster tidak perlu melakukan penyetaraan ijazah di Spanyol. Masing-masing universitas akan menentukan apakah ijazah yang kita miliki mencukupi untuk melanjutkan kuliah di Spanyol. Biasanya, bagi mereka yang sudah menempuh kuliah tingkat sarjana yang lamanya minimal 3 tahun (setara 180 ECTS) sudah dapat mendaftar ke program Máster di Spanyol.

Meskipun demikian, ada beberapa dokumen yang seringkali diminta oleh pihak universitas, diantaranya:

  • Hasil uji kemampuan bahasa Inggris atau Spanyol, biasanya yang setara dengan level B2 dalam penilaian CEFR. Untuk bahasa Spanyol, calon pelajar bisa menggunakan DELE B2.  Sedangkan untuk bahasa Inggris, level ini setara dengan skor di atas 5,5 untuk IELTS dan 72 untuk TOEFL iBT.
  • Surat rekomendasi yang menerangkan kemampuan calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan pascasarjana. Surat rekomendasi biasanya ditulis oleh dosen atau atasan di tempat kerja, dan dikirimkan langsung ke pihak universitas tanpa melewati calon mahasiswa yang bersangkutan.
  • Kadangkala universitas juga menjalankan tes wawancara via Skype atau telepon untuk menilai potensi calon mahasiswa.

Masa pendaftaran calon mahasiswa baru juga sangat berbeda-beda dari satu universitas ke universitas lainya. Pendaftaran untuk program Máster (yang dimulai bulan Agustus) biasanya sudah dibuka sejak November tahun sebelumnya. Di beberapa program yang sangat selektif, pendaftaran akan ditutup pada Januari atau Februari, namun pada program studi lainnya pendaftaran bisa dibuka hingga bulan Juni atau Juli.

Doctorado

Persyaratan untuk pendaftaran pendidikan doktoral di Spanyol juga beragam, tergantung universitas penyelenggaranya. Umumnya syarat dokumen yang dibutuhkan hampir sama dengan dokumen untuk pendaftaran tingkat Master. Selain itu, calon mahasiswa doktoral juga perlu untuk mengajukan proposal penelitian kepada calon supervisor. Berdasarkan peraturan di Spanyol, calon mahasiswa harus memiliki 300 ECTS (atau ekuivalen) dari pendidikan sebelumnya, yang 60 ECTS-nya bisa diambil dari tingkat Master. Bagi lulusan universitas non-EHEA (non-Eropa), mereka perlu melalui proses otorisasi (pengakuan) dokumen yang dilakukan oleh pihak universitas yang dituju.

Masa pendaftaran untuk Doctorado juga biasanya beragam tergantung universitas dan profesor pembimbing atau supervisor. Begitu juga untuk waktu mulainya penelitian lebih fleksibel tergantung pada supervisor.

Letter of Acceptance

Letter of Acceptance (LoA) atau surat penerimaan universitas merupakan tanda bukti bahwa mahasiswa sudah diterima di Universitas. Letter of Acceptance didapatkan setelah semua dokumen diterima oleh Universitas dan dinyatakan “accepted” oleh Universitas.

Tips-tips untuk bisa lolos dan mendapatkan LoA untuk bisa diterima di kampus yang diinginkan ada beberapa cara untuk memberikan nilai tambah sebagai kualifikasi:

  1. IPK yang mencukupi. Ini diperlukan untuk memenuhi standar minimum yang dibutuhkan
  2. Perbanyak kegiatan ilmiah seperti pengalaman riset atau mengikuti lomba ilmiah
  3. Pengalaman kerja yang linier dengan jurusan yang dituju. Pengalaman profesional bisa menjadi nilai tambah yang memberikan pertimbangan bagi para juri dalam menyeleksi mahasiswa
  4. Kemampuan berbahasa yang baik. Kemampuan bahasa inggris adalah sebuah standar minimum untuk bisa berkuliah di luar negeri. Untuk di Spanyol sendiri, apabila memiliki kemampuan berbahasa Spanyol, tentu ini akan menjadi poin yang sangat positif
  5. Surat motivasi yang menarik. Motivation letter tentu menjadi profil yang tidak tertera pada CV. Di motivation letter, bisa diceritakan mengenai latar belakang dan tujuan atau cita-cita yang akan dicapai apabila sudah diberi kesempatan untuk kuliah di tempat yang dituju.
  6. Surat rekomendasi dari dosen atau ahli di jurusan yang dituju.

Menyiapkan biaya hidup di Spanyol

Seorang mahasiswa dan peneliti di Spanyol diperkirakan menghabiskan rata-rata 700 € dan 1000 € per bulan untuk biaya hidup, tergantung pada kota atau daerah dimana mereka tinggal. Kota-kota besar seperti Madrid dan Barcelona memiliki biaya hidup yang lebih tinggi jika dibandingkan kota-kota kecil lainnya seperti Granada atau Salamanca. Sebagai contoh, secangkir kopi susu (café con leche) di Sevilla berharga 1.20 € sedangkan di Madrid berharga 1.80 €.

Hal utama yang membedakan biaya hidup antara satu kota dengan lainnya adalah biaya akomodasi (menyewa sebuah flat, tinggal di kediaman universitas, dll.) yang cenderung lebih mahal di kota-kota besar.  Harga sewa kamar di Barcelona dan Madrid umumnya menghabiskan 300-500 euro. Sedangkan di kota-kota kecil sewa kamar hanya menghabiskan 150-350 euro. Jadi sangat memungkinkan jika kamu sebagai pelajar hanya menghabiskan 500 euro setiap bulannya di kota kecil tersebut. Biasanya tempat tinggal di Spanyol sudah termasuk listrik, air dan internet. Jika dibandingkan dengan Inggris, Belanda, Prancis dan Jerman, biaya hidup segitu sangatlah murah.

Perlu diingat, pada umumnya harga barang dan jasa tidak terlalu berbeda jauh di antara kota-kota di Spanyol. Biaya transportasi pada umumnya sekitar 50 Euro per bulan, tergantung kotanya. Sedangkan, untuk belanja bulanan kamu bisa menghabiskan 100-250 Euro di Supermarket.