Berita

Mubes PPI Spanyol 2017 dan Pelantikan Pengurus 2017/2018

WhatsApp Image 2017-02-27 at 21.58.06.jpeg

Pada tanggal 25-26 Februari 2017, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Spanyol (PPI Spanyol) mengadakan Musyawarah Besar 2017 (Mubes 2017). Dalam acara ini, kami telah melakukan revisi AD/ART PPI Spanyol, pelantikan pengurus PPI Spanyol periode 2017/2018, serta ekskursi ke Toledo. Acara Mubes merupakan acara yang dimana seluruh anggota PPI Spanyol ikut serta. Dalam acara ini, peserta berasal dari Valencia, Barcelona, Castellon, Segovia, Murcia, Gijon, Oviedo, Cadiz, Tarragona, serta Madrid.

Pada hari Sabtu 25 Februari 2017, kami melaksanakan pembacaan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus 2016/2017, revisi AD/ART PPI Spanyol, pemilihan pengurus PPI Spanyol periode 2017/2018. Acara dibuka melalui sambutan oleh Ibu Duta Besar, Ketua KCI, serta Ketua PPI Spanyol 2016/2017, Seilendria Hadiwardoyo.

Pada acara ini, kami juga melantik pengurus baru 2017/2018, dimana William Adi Santoso ditunjuk sebagai ketua PPI Spanyol, serta Praditya Satria Putra sebagai wakil ketua PPI Spanyol. Penanda tanganan serah terima jabatan yang dilakukan oleh Seilendria Hadiwardoyo sebagai ketua yang purna tugas serta William Santoso sebagai ketua terpilih disaksikan oleh Pejabat Fungsi Pensosbud KBRI, Bapak Kurniawan.

16991694_190419491444490_1175950509237383011_o.jpg

Pada hari esoknya, Minggu 26 Februari 2017, seluruh peserta melakukan ekskursi ke Toledo serta keliling pusat kota Madrid pada sore harinya.

Acara Mubes ini telah dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Spanyol, Ibu Yuli Mumpuni Widarsohome staff dan local staff KBRI Madrid, ketua KCI Bapak Sugiono, perwakilan WNI di Madrid, serta alumni ppi spanyol.

WhatsApp Image 2017-02-26 at 13.19.05.jpeg

PPI Spanyol Bercerita #29

 

doddy_ppi-spanyol-bercerita

#PPISpanyolBercerita edisi ke dua puluh sembilan ini akan menceritakan pengalaman Pak Doddy yang sedang menempuh studi S3 (PhD) di kota Oviedo. Pak Doddy adalah penerima beasiswa Erasmus+ dan berkuliah di Universidad de Oviedo dengan jurusan Energy Engineering / Erasmus Mundus Swap and Transfer (SAT). Pak Doddy saat ini juga ikut aktif sebagai Bendahara 1 PPI Spanyol 2016-2017.

Testimonial:

Selama studi di Universidad de Oviedo, Alhamdulillah Professor dan teman-teman PhD sangat baik kepada saya, sehingga selama studi saya sangat terbantu, dan fasilitas untuk penelitian saya sangat mendukung. Kita bisa bertanya dan berdiskusi dengan Professor lainnya, jadi tidak ada batasan kita hanya berkonsultasi pada supervisor.

Pesan:

Hal-hal yang dasar perlu dipersiapkan sebelum kuliah di Spanyol:

  • Belajarlah dasar-dasar percakapan Spanyol, karena masyarakat Spanyol sangat bangga dengan bahasa mereka, walau kita kuliah menggunakan bahasa Inggris.
  • Untuk pendaftaran biasanya dimulai sekitar bulan Maret-Juli setiap tahun, untuk lebih jelas bisa cek web universitasnya.
  • Untuk program S3 sebaiknya menghubungi professor di jurusan yang kita pilih, jika ada rekomendasi dari professor, kita akan lebih mudah diterima di universitas yang kita pilih.
  • Salah satu kota terbaik untuk tinggal ada Oviedo dan Propinsi Asturias merupakan salah satu kota termurah untuk biaya hidup, rata-rata hanya 350-500 euro/bulan

Jika ingin bertanya lebih jauh tentang programnya silakan merujuk pada:

Twitter: @Doddy_Kudo

Facebook: Doddy Irawan

Website Universitas / Program: http://www.uniovi.es/ dan http://www.swap-transfer.eu/

PPI Spanyol Bercerita #28

jovano

#PPISpanyolBercerita edisi ke dua puluh delapan ini akan menceritakan pengalaman Kak Jovano yang sedang menempuh studi S2 di kota Valencia. Kak Jovano adalah penerima beasiswa Erasmus+ dan berkuliah di Universitat Politècnica de València dengan jurusan European Master degree in Plant Health in Sustainable Cropping Systems (PlantHealth). Kak Jovano yang sebelumnya aktif di PPI Jepang, saat ini juga ikut aktif di Divisi PSDM PPI Spanyol.

 

Testimonial:

Waktu pertama sampai di Spanyol, jujur ada perasaan takut karena saya tidak bisa bahasa Spanyol sama sekali dan merasa sebagai orang asing diantara bule-bule. Tapi setelah beberapa hari tinggal di Valencia dan mengalami sendiri keramahan orang-orang Spanyol rasa takut itu hilang. Mereka menyapa, mengajak ngobrol dan saya selalu diterima di pergaulan mereka.

 

Menurut saya kehidupan di Spanyol itu santai, bisa dilihat dari kebiasaan siesta atau istirahat/tidur siang. Orang-orang juga begitu menikmati aktivitas sosial seperti makan siang atau malam bersama dan berbagai macam festival, contoh: La Tomatina (festival perang tomat) dan Las Fallas (festival membakar monumen kertas). Kehangatan budaya Spanyol ditambah cuacanya yang hampir selalu cerah, menjadikan Spanyol tempat yang amat nyaman untuk ditinggali.

 

Untuk kita orang Indonesia yang susah lepas dari nasi, jangan khawatir, di Spanyol ada beberapa makanan khas yang menggunakan beras, diantaranya paella dan arroz negro. Produk dan restoran halal di Spanyol pun tidak sulit untuk ditemukan. Bagi yang ingin mencicipi dagin ham, Spanyol menyediakan banyak pilihan. Jeruk, delima, alpukat dan zaitun kualitas terbaik tersedia hampir sepanjang tahun di Spanyol.

 

Program Plant Health yang saya ambil berbasis pada Integrated Pest Management dan Sustainable Agriculture, dimana negara maju mulai menerapkan sistem ini. Pertanian dilihat secara holistik berkelanjutan, dari sudut pandang ekonomi, sosial serta lingkungan. Dari program ini banyak ilmu yang sangat berguna untuk mengembangkan sektor pertanian Indonesia di masa depan.

 

Pesan:

Tidak usah ragu kuliah di Spanyol. Hidupnya nyaman, kuliahnya menantang, hiburannya menggiurkan!!

¡nos vemos pronto!

 

Jika ingin bertanya lebih jauh tentang programnya silakan merujuk pada:

Facebook: Dominicus Jovano Erris

Instagram: @jovanoen

Website Universitas / Program: http://planthealth.upv.es/