Career and Skill Sharing Session

Sharing Session – Life and Career After Spain” dimoderatori oleh Gusti dan dihadiri oleh 2 narasumber yaitu Mahesa Krisna (alumni European University Barcelona; bekerja di Perusahaan Gas Negara(2014-sekarang) sebagai Marketing Analyst) dan Sandra Safira (Alumni Instituto Europeo Madrid jurusan desain ; bekerja di PT Dirgantara Indonesia sebagai Interior Designer (2015-2016) dan di Some kind Of Wonderful Projects (2017-sekarang). Turut hadir juga ketua PPI Spanyol, Beladenta.
Kedua narasumber pernah menempuh kuliah tingkat S1 terlebih dahulu di Indonesia sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan di Spanyol. Mahesa mengambil jurusan Management di Universitas Atmajaya, sedangkan Sandra mengambil jurusan Arsitektur Interior di Universitas Indonesia.
Keduanya memilih melanjutkan studi di Spanyol karena adanya opsi program yang lebih singkat untuk jenjang pendidikan S2 yang mana hanya satu tahun dan juga kualitasnya yang terpercaya. Bahan ajar yang digunakan di Spanyol selalu up to date. Lalu, materi yang disampaikan lebih sederhana namun detil dan lebih mengarah ke praktik langsung. Dosen yang mengajar di universitas pun merupakan orang yang aktif berkarya/bekerja pada kesehariannya. Meski demikian terdapat tantangan untuk berkuliah di Spanyol salah satunya Bahasa. Hanya sedikit orang Spanyol yang bisa berbahasa Inggris dan kurikulum yang menggunakan bahasa Spanyol.
Mahesa dan Sandra bercerita bahwa menjadi lulusan luar negeri tidak menjamin untuk mendapatkan pekerjaan sepulang dari negara tempat studi, tapi mempunyai nilai plus saat mencari kerja. Portofolio selama kuliah juga menjadi nilai penting dalam pencarian kerja. Soal pilihan untuk kembali ke Indonesia atau tidak selepas studi, menjadi poin menarik pada sesi sharing ini. Mahesa membagikan keputusannya untuk pulang ke Indonesia karena dia melihat pasar atau lahan untuk berbisnis di Indonesia masih lebih besar peluangnya ketimbang Spanyol yang saat itu sedang mengalami krisis (sekitar tahun 2014). Sandra juga melakukan hal yang serupa dengan alasan peluang kerja di Indonesia sebagai arsitek masih terbuka lebar.
Keduanya berpesan untuk pelajar Indonesia yang sedang menempuh studi di Spanyol untuk senantiasa memperbanyak komunikasi dengan rekan kerja atau orang baru sehingga dapat membantu memperluas relasi untuk kesempatan kerja. Menjelang akhir studi, jangan segan- segan mencoba banyak lamaran kerja dan persiapkan semua dokumen yang dibutuhkan sebaik-baiknya sebelum pulang ke Indonesia.

Bagi teman-teman yang ingin menonton kembali sharing session ini dapat menggunakan link berikut: https://www.youtube.com/watch?v=ENdxhH47JzM