PPI Spanyol Kembali Berbagi Pengalaman Pelajar Indonesia via Instagram Live 24 November 2018

Judul IG Live : Kehidupan Pelajar Indonesia di Spanyol & Manfaat Dapat Berbahasa Spanyol

Tempat : Restoran Sabor Nusantara di Madrid, Spanyol

Pengisi acara : Louis Alfonso (Instituto del Cine Madrid), Paulina Graciela (Universidad Complutense de Madrid)

Ini adalah Instagram Live (IG Live) ke-3 PPI Spanyol yang ditujukan untuk berbagi pengalaman tentang pentingnya mempelajari bahasa Spanyol dan kehidupan ketika menempuh studi di Spanyol. Berikut adalah ringkasan tanya-jawab yang dibawakan oleh Louis dan Paulina:

Mengenai studi di Spanyol, untuk dipertimbangkan ke dalam program S-1 di Universitas di Spanyol dua hal yang perlu dilakukan adalah penyetaraan ijazah SMA di Indonesiadan mengikuti ujian masuk universitas di Spanyol. Sedangkan untuk dipertimbangkan ke dalam program S-2 & S-3 di Spanyol, calon pelamar warganegara Indonesia tidak perlu mengikuti ujian masuk namun masih perlu untuk melakukan legalisir dokumen akademik yang dimiliki dimulai dari univeritas, kementerian hukum & HAM, kementerian luar negeri hingga kedutaan besar Spanyol di Indonesia. Mengenai persyaratan Bahasa untuk dapat dipertimbangkan ke dalam program S-1, S-2 & S-3 di universitas di Spanyol adalah tergantung dari bahasa pengantar di program studi tersebut. Jika bahasapengantar di program studi tersebut adalah bahasa Spanyol maka persyaratan bahasa pada umumnya adalah tingkat B-2 atau C-1 bahasa Spanyol sedangkan jika bahasa pengantar program studi tersebut adalah bahasa Inggris maka persyaratan bahasa pada umumnya adalah tingkat B-2 atau C-1 bahasa Inggris.

Karakteristik orang Spanyol dapat dikatakan mirip dengan orang Indonesia mengingat mereka ramah dan komunikatif. Lalu, tipe makananSpanyol juga relatif lebih mirip dengan makanan Indonesia dibanding dengannegara Eropa lainnya seperti negara di Eropa Utara. Untuk info tambahan, saatini ada satu restoran Indonesia bernama Sabor Nusantara yang terletak di kotaMadrid, Spanyol yang menyuguhkan hidangan dengan cita rasa Indonesia. Iklim negara Spanyol juga lebih mirip dengan negara Indonesia yakni lebih hangat daripadanegara lainnya di Eropa. Meskipun ada beberapa kota di Spanyol yang memiliki temperatur di bawah nol derajat celcius saat musim dingin yakni kota Burgos, kota Abila, kota Segovia. Kemiripan dalam beberapa hal antara negara Spanyol dan negara Indonesia membuat para pelajar Indonesia di Spanyol betah. Mengenai biaya hidup di Spanyol, biaya hidup di Spanyol relatif lebih rendah daripada biaya hidup di negara lainnya di Eropa. Biaya hidup per bulan pada umumnya 500 Euro hingga 1000 Euro tergantung kotanya. Kota Madrid dan Barcelona memiliki biaya hidup lebih tinggi daripada kota lainnya di Spanyol. Untuk akomodasi biasanya memperlukan biaya 200 Euro hingga 500 Euro. Untuk biaya transportasi, khususnya pemuda sama dengan atau di bawah 26 tahun, pemerintah Spanyol memberikan potongan harga yakni 20 Euro per bulan untuk semua moda transportasi publik.  

Mengenai bahasa Spanyol, bahasa ini relatif lebih dekat dengan bahasa Inggris dibandingkan dengan beberapa bahasa lainnya di dunia. Oleh karena itu, dari pengalaman pribadi pembicara tidak memperlukan waktu lama untuk dapat menguasainya. Untuk dapat berbicara cukup lancar sehari-hari dengan penduduk lokal, waktu lima (5) bulan dengan kunci yakni komunikasi intensif dengan penduduk lokal Spanyol, menonton video berbahasa Spanyol merupakan rentang waktu yang diperlukan dari pengalaman pribadi pembicara. Dengan karakteristik orang Spanyol yakni ramah dan komunikatif membuat belajar bahasa Spanyol lebih mudah. Seputar ujian kemampuan bahasa Spanyol, ada dua jenis yang tersedia yakni DELE & SIELE. DELE merupakan ujian kemampuan bahasa Spanyol yang dikelola oleh kementerian pendidikan & sains Spanyol dan terdiri dari kemampuan membaca, menulis, mendengar dan berbicara. Sedangkan SIELE merupakanujian kemampuan bahasa Spanyol yang dikelola oleh kementerian pendidikan &sains Spanyol bersama Institut Cervantes di Spanyol, Universitas Mandiri Nasional Meksiko di Meksiko, Universitas Salamanca di Spanyol, dan Universitas Buenos Aires di Argentina yang juga terdiri dari kemampuan membaca, menulis, mendengar dan berbicara. Oleh karena itu SIELE mencakup berbagai logat bahasa Spanyol seperti logat bahasa Spanyol di Amerika Latin. Perbedaan terbesar kedua ujian kemampuan bahasa Spanyol adalah sertifikat DELE berlaku seumur hidup sedangkan sertifikat SIELE berlaku lima (5) tahun.

Mengenai manfaat yang bisa diperoleh dari kemampuan berbahasa Spanyol di Indonesia terletak utama di bidang bisnis mengingat beberapa perusahaan besar Spanyol beroperasi di Indonesia seperti Repsol, Zara,dsb. Oleh karena itu, dengan kemampuan berbahasa Spanyol seseorang diharapkan dapat membangun karir lebih mulus di perusahaan Spanyol. Di bidang pariwisata, manfaat dari kemampuan berbahasa Spanyol dapat diperoleh dengan menjadi pemandu wisata bagi wisatawan Spanyol yang mengunjungi tempat wisata di Indonesia seperti kota Denpasar dan Yogyakarta. Jumlah wisatawan dari Spanyol yangmengunjungi Indonesia cukup besar setiap tahun. Mengingat jumlah penutur bahasaSpanyol di Indonesia relatif lebih sedikit daripada bahasa lainnya membuatmanfaat dari kemampuan berbahasa Spanyol lebih terasa. Sesi ini berlangsung selama satu jam dan banyakaudiens yang antusias mengajukan pertanyaan. Total penonton mencapai 88 orang.