PPI Spanyol Bercerita #23

haris

 

#PPISpanyolBercerita edisi ke dua puluh tiga ini akan menceritakan pengalaman Kak Haris yang sedang menempuh studi S2 di kota Valencia. Kak Haris berkuliah di Universitat de Valéncia melalui program Erasmus+ dengan jurusan European Master on Work, Organizational, and Personnel Psychology.

Testimoni:

Ramahnya Masyarakat Spanyol

Untuk ukuran saya yang ber-KTP Yogyakarta, ada kemiripan antara masyarakat Spanyol pada umumnya dengan masyarakat di mana saya bertempat tinggal di Indonesia, yaitu keramahan. Siapapun anda, dari mana pun asalnya, oleh masyarakat sini rata-rata selalu beri sapa duluan. Misalkan, ketika saya akan naik lift dan di dalam lift ada orang Spanyol, mereka menyapa duluan dengan: Hola atau Buenas. Ketika sampai di lantai yang kita tuju pun, sebelum keluar lift mereka menyapa lagi: ¡Hasta luego! — see you!

Tidak hanya itu, ketika saya hendak naik bus pun, seorang driver bus juga akan menyapa duluan dengan sapaan khas: buenas atau hola. Bahkan, seorang cleaning service di kampus saya pun, hampir tiap pagi ketika bertemu dengan saya, ia selalu menyapa duluan. Kebiasaan saling sapa di tempat-tempat seperti ini yang jarang saya temui negara saya. Tapi keramahan seperti ini yang saya suka dari masyarakat ini.

 

Transportasi Banyak Pilihan

Sempat saya merenung, kenapa di negara kita sering terjadi macet. Asumsi saya adalah, barangkali selain karena populasi penduduk, juga dikarenakan sedikitnya pilihan transportasi yang disediakan. Di Spanyol ini, segala macam pilihan transportasi disediakan. Bisa pakai sepeda, bus, kereta, kereta bawah tanah, sampai pesawat. Satu hal yang saya kagumi adalah di sini, orang dengan kursi roda sekali pun masih bisa naik bus sendiri dan atau mengajak keliling anjing yang ia pelihara. Tak heran bahwa soal transportasi, Spanyol patut diacungi empat jempol sekaligus (dua jempol lainya pakai kaki. Hehe)

 

Pesan: 

Bagi yang berminat sekolah master di Spanyol: nggak perlu khawatir dengan bahasa Spanyol. Orang sini ramah-ramah, kok. Meski kamu hanya bisa Bahasa Inggris, kamu masih bisa survive kok di sini. Sejak sekarang kamu bisa belajar bahasa Spanyol dasar seperti bahasa sehari-hari atau bahasa ketika di perjalanan atau ketika beli sesuatu di supermarket.

Hidup di Spanyol akan jauh lebih hemat kalau kamu bisa masak. Bolehlah sejak sekarang belajar masak. Saya bisa hemat banyak di Spanyol karena diajari masak oleh istri saya @putridemi sebelum berangkat ke Spanyol. Hehe

Gracias! 🙂

 

Jika ingin bertanya lebih jauh tentang programnya silakan merujuk pada:

Twitter: @harisnurali

Facebook: Haris Nur Ali

Instagram: @harisnurali

Website Universitas / Program: http://uv.es/  atau https://www.erasmuswop.org/