INDima dan semangat Indonesiaku

 

Kobarkanlah dalam dada, semangat jiwa pancasila ..


Lagu “Indonesia Jaya” yang dinyanyikan Putri Ayu membuatku merinding dan tiba-tiba mendadak membuat jiwa nasionalisme dalam dada ini bergolak. Aku bergetar. Lirik yang teramat dalam karya Harvey Malaiholo ini sangat berjodoh dengan melodi yang berkobar-kobar yang juga dibuatnya. Seperti tidak mau terlewatkan detil dalam lagu itu yang meliputi ekspresi, lirik, dan music dalam video itu, aku berulang-ulang menyaksikannya lagi dan lagi. Meskipun dalam video YouTube, aku sudah berhasil tersihir oleh semangat lagu nasionalis tersebut; bagaimana nanti kalau aku berkesempatan menyaksikannya langsung, barangkali aku tidak akan berasa pegal-pegal meskipun harus berdiri beberapa jam. Atau barangkali aku akan berdiri untuk menambah kekhusukanku mengiringi alunan lagu itu meskipun penonton yang lain tidak berdiri. Namun yang jelas, lagu ini bagaikan magis buat aku yang selalu berhasil membangkitkan semangat keindonesiaan.

click the picture to get its source

Event Ke-Indonesia-an di luar negeri menurutku memiliki makna yang sangat besar, baik itu bagi masyarakat setempat ataupun masyarakat Indonesia di luar negeri. Jujur saja bahwa Indonesia tidak banyak dikenal oleh penduduk dunia, sebut saja Spanyol tempat dimana saya tinggal. Bagi warga Spanyol, negara-negara Amerika Latin adalah negera-negara yang paling mereka ketahui karena persamaan bahasa dan hubungan historis antara Spanyol dan negera-negara itu. Negara-negara di Afrika tentu juga banyak dikenal oleh orang-orang Spanyol karena letaknya yang berdekatan secara geografis, disamping memang banyak juga imigran asal Afrika. Setelah itu, untuk negara-negara Asia, ada Cina, Korea, dan Thailand yang masih memimpin. Bahkan sama Malaysia saja, kita sebenarnya kalah terkenal. Aku sering merasa kecewa ketika ternyata menjelaskan bahwa Indonesia adalah tetangganya Malaysia menjadikan mereka mengerti letak Indonesia dengan sekejap saja, yang itu artinya Malaysia jelas lebih dikenal ketimbang Indonesia. Memang sih, tidak dikenal juga menjadikan Indonesia luput dari berita buruk tentang negeri ini. Tetapi berarti kita sebenarnya tidak masuk dalam percaturan dunia melihat fakta tersebut. Atau kita sebenarnya ikut, tetapi belum pernah berhasil memenangkan catur dunia itu. Maka menjadi penting menurutku, mengadakan event ke-Indonesia-an di luar negeri, untuk membantu pemerintah dalam mengenalkan Indonesia ke masyarakat lebih luas lagi.

Sementara bagi warga Indonesia yang berada di luar negeri juga tidak kalah pentingnya. Event seperti ini membuat setiap kita yang berusaha mengenalkan Indonesia kepada warga Spanyol ternyata sedang benar-benar mengenalkan Indonesia pada diri kita sendiri. Kita tidak pernah benar-benar menjadi Indonesia yang nasionalis ketika kita dulu berada di Indonesia. Kita lebih suka lagu-lagu barat ketimbang lagu dalam negeri, terlebih lagu-lagu ke-Indonesia-an. Kita juga tidak pernah benar-benar menghayati dan mendalami lagu-lagu ke-Indonesia-an yang dulu diciptakan dengan sepenuh hati oleh para nasionalis terdahulu kita. Mereka menciptakan ruh dari setiap lagu yang diciptakannya karena perjuangan yang mereka rasakan, betapa negeri ini adalah hasil darah, nyawa, dan perjuangan yang tidak gampang. Sampai kemudian mereka benar-benar mencintai negeri ini dengan sepenuh hati mereka. Dengan event keindonesiaan ini, sebenarnya memiliki semangat yang sama. Kita berjuang mengenalkan negeri ini, perjuangan memunculkan semangat dan rasa kepemilikan yang tinggi terhadap negeri ini. Dan akhirnya, kita akan benar-benar menjadi satu dengan Indonesia. Aku adalah Indonesia, dan Indonesia adalah aku. Atau dengan ungkapan lain, Indonesia adalah milikku, dan aku adalah malah Indonesia. Bisa juga dengan ungkapan yang lain lagi, Indonesia adalah rumahku, dan aku memiliki rumah-Indonesia.

Semangat nasionalisme adalah salah satu hal yang senantiasa berhasil membangunkanku dari kefakumanku mengisi hari dengan produktif. Malas tidurku seringkali sirna karena aku ingat Indonesia-ku. Tentu kita tidak akan selalu berada pada kondisi yang aktif dan produktif; kita selalu saja memiliki masa-masa yang tidak bersemangat dan loyo. Malas menulis, malas belajar, malas membaca, malas melakukan banyak hal, dan bahkan makan saja malas. Itu wajar, karena tentu dua kondisi itu sudah menjadi hukum alam untuk selalu bergantian adanya. Seperti siang dan malam yang tidak mungkin datang bersamaan pada tempat yang sama. Biasanya masa transisi keduanya selalu tergantung pada beberapa faktor. Dan bagiku, semangat nasionalisme ke-Indonesia-an adalah satu faktor yang selalu berhasil membawaku bertransisi dari Bad mood ke good mood, dari pasif ke aktif dan produktif.

INDima (Indonesia in many angles), sebuah event ke-Indonesia-an yang akan diselenggarakan pada hari Senin, 4 November 2013 oleh PPI Spanyol untuk yang pertama kalinya menjadi wujud dari refleksi diatas. Kami merasa perlu mewujudkan kesadaran sebagai putra-putri bangsa Indonesia di Spanyol untuk turun tangan dalam mengenalkan Indonesia kepada masyarakat Spanyol sekaligus mengenalkan Indonesia pada diri kami sendiri untuk menjadi pribadi Indonesia seutuhnya. Kami mau, ketika pulang nanti, semangat ke-Indonesiaan juga tetap berada pada sanubari setiap kami, putra-putri bangsa Indonesia yang akan diamantkan melanjutkan kemerdekaan negeri ini. Kami juga ingin, ketika pulang nanti, kami benar-benar dapat memiliki Indonesia dengan sepenuh hati, sehingga setiap kami akan berjuang yang terbaik demi masa depan Indonesia-dan-kita yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Akhirnya, tulisan ini mengajak siapapun yang tergerak hatinya untuk bergabung sama-sama dalam lingkaran energi positif semangat ke-Indonesia-an melalui event ini. Event ini tidak didukung sepenuhnya kecuali oleh kita, putra-putri negeri yang ada di Spanyol karena jelas-jelas event ini adalah event ke-Indonesia-an. Sukses dan tidaknya event ini juga tentu tergantung pada kita, putra-putri bangsa Indonesia di Spanyol. Dan disisi lain, event ini juga memberikan manfaat paling besar tidak kepada siapa-siapa kecuali kepada kita, putra-putri bangsa Indonesia di Spanyol pada khususnya. Event ini butuh setiap kita yang ingin berkontribusi mengenalkan nama I-N-D-O-N-E-S-I-A kepada setiap kepala orang Spanyol.