Hasil Musyawarah Besar PPI Spanyol 2018/2019, Madrid, 12 Mei 2018

Ada saat memulai, ada saat mengakhiri. Begitulah yang baru saja terjadi pada kepengurusan PPI Spanyol 2017/2018. Para anggota PPI Spanyol kembali berkumpul di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid pada Sabtu, 12 Mei 2018, untuk melepas kepengurusan 2017/2018 dan menyambut kepengurusan 2018/2019.

Acara dimulai pada pukul 10 pagi di aula KBRI Madrid. Pembukaan dan sesi Ice Breaking dipandu oleh mantan ketua PPI Spanyol 2014/2015, Mas Idham Badruzzaman. Setelah itu, dilaksanakanlah Musyawarah Besar PPI Spanyol 2017/2018.

Persiapan menuju Mubes PPI Spanyol 2018.

A post shared by PPI Spanyol (@ppispanyol) on

Sidang Pleno dimulai dengan pembahasan Tata Tertib Sidang Pleno PPI Spanyol. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART PPI Spanyol. Sambil menikmati hidangan konsumsi berupa snack, acara dilanjutkan dengan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus PPI Spanyol oleh Ketua PPI Spanyol 2017/2018.

Laporan dibawakan oleh William Santoso, Ketua PPI Spanyol 2017/2018. Sesi tanya jawab disambung musyawarah pun berakhir dengan keputusan menerima laporan pertanggungjawaban tersebut.

Setelahnya, sesi pemilihan Ketua PPI Spanyol 2018/2019 pun berlangsung. Berturut-turut, presentasi dimulai oleh calon ketua nomor urut 1: Beladenta Amalia. Setelahnya, nomor urut 2: Mahir Pradana, nomor urut 3: Qomaruddin, dan nomor urut 4: Muhammad Fitrullah.

Setelah presentasi masing-masing, diadakan sesi tanya jawab dengan para calon ketua. Para peserta sidang lalu berembuk dan menentukan Ketua PPI Spanyol 2018/2019, yaitu Beladenta Amalia.

Sesi tanya jawab dengan para calon ketua ❓

A post shared by PPI Spanyol (@ppispanyol) on

Pengukuhan Ketua PPI Spanyol 2018/2019 pun dilakukan oleh Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Bapak HE. Drs. Hermono, MA. Setelahnya bapak Dubes menyampaikan sambutan ditutup dengan foto bersama para anggota PPI Spanyol dengan Pak Dubes dan para pegawai KBRI Madrid.

Terima kasih kepada teman2 yang sudah berpartisipasi dalam Mubes tahun ini. Selamat bekerja untuk Ketua PPI Spanyol 2018/2019! Salam perhimpunan!

PPI Spanyol Sukses Gelar Konferensi Ilmiah Bertema Semangat 50 Tahun ASEAN

Didasari semangat 50 tahun berdirinya perkumpulan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) yang ke-50, para mahasiswa Indonesia di Spanyol menggelar International Conference of ASEAN Studies (ICOAS). Konferensi internasional yang berlangsung pada 20 hingga 24 Maret 2018 ini sukses diselenggarakan atas kerja sama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Spanyol, Universidad Autonoma de Madrid dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Selain itu, berlangsungnya konferensi ilmiah bertaraf internasional ini juga didukung oleh KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Madrid, Spanyol, Universidad Complutense Madrid dan One Asia Foundation.

ambil_ini_1_hldi3a.jpg

Berdiri berdasarkan deklarasi Bangkok pada tahun 8 Agustus 1967, ASEAN yang diprakarsai oleh lima negara kini memiliki 10 anggota. Telah banyak kebijakan dan program yang dijalankan, satu di antaranya adalah ASEAN Community. Ada banyak potensi dan hal positif yang bisa dibahas mengenai organisasi vital di Asia Tenggara ini mengingat perkembangan masif dari organisasi tersebut.

Maka, konferensi ini mengusung tema tema Re-reading Southeast Asia: multi-perspectives approach.Director-General for ASEAN Cooperation, Jose Antonio Morato, hadir sebagai pembicara pada konferensi yang berlangsung di Universidad Autonoma de Madrid. Selain itu, pembicara lainnya adalah HE Philippe Jones Lhuillier. Nama terakhir merupakan ASEAN Committee Madrid Chair sekaligus Duta Besar Filipina untuk Spanyol

Di antara tema diskusi pada konferensi ini, tema yang paling menjadi sorotan adalah tentang perkembangan ASEAN dan potensi wilayah tersebut dari berbagai perspektif. Tema besar ini lalu dibagi menjadi beberapa sub-topik, antara lain ‘Strengthening and Deepening ASEAN Cooperation’, ‘The Emergence of Non-Traditional Issues in the Sea’ dan ‘Its Impact on ASEAN Cooperation’.

Selain itu, tak lupa dibahas tentang ‘The Political Economy of ASEAN Cooperation’ dan ‘The Socio-Culture Challenges in ASEAN Community’. Di sinilah para peserta yang terdaftar sebagai penulis artikel ilmiah dan berpartisipasi sebagai presenter memaparkan hasil penelitian mereka. Sebanyak 42 hasil ilmiah yang telah terkumpul akan dibukukan oleh proceeding terbitan Universidad Autonoma de Madrid (UAM) Publishing House. Selain itu, publikasi juga akan terbit dalam bentuk Jurnal Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang telah mendapat pengakuan di ASEAN citation index.

Diharapkan dengan adanya konferensi ini beserta penelitian yang akan dipaparkan akan memberikan perspektif baru serta solusi akan masalah yang sedang dihadapi oleh ASEAN. Untuk mencairkan suasana, para peserta konferensi pun diajak menikmati paket tur ke kota bersejarah Toledo pada hari Jumat, 23 Maret 2018.